Selasa, 11 Mei 2010

Siklus Hidup Sistem


1. SIKLUS HIDUP SISTEM
Siklus hidup sistem (system life cycle – SLC) adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer. SLC sering disebut dengan pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pengembangan dan penggunaan sistem. Dilakukan dengan strategi Top-Down Design.
Tahapan dari siklus hidup sistem yaitu :
1. Tahap Perencanaan
2. Tahap Analisis
3. Tahap Rancangan
4. Tahap Penerapan
5. Tahap Penggunaan

Peninjauan Setelah Implementasi

Dari kasus sebelumnya, inilah tahapan terakhir dari implementasi sistem.
Tujuan pengembangan sistem baru yang berkualitas adalah untuk menghasilkan sistem yang tidak melampaui anggaran, tepat waktu dan memenuhi keperluan pemakai. Proses untuk menganalisis apa yang berjalan dalam proyek yang berhasil maupun tidak berhasil disebut peninjauan pasca implementasi(post implementasi review).
Peninjauan pasca implementasi adalah pencarian terorganisir untuk menemukan cara meningkatkan efesiensi dan efektivitas sistem baru, dan untuk memberikan informasi yang akan membantu dalam pengembangan sistem mendatang. Peninjauan pasca implementasi dilakukan oleh tim yang terdiri dari wakil pemakai, auditor internal, professional sistem, dan disertakan pula konsultan eksternal atau auditor independen untk meingkatkan obyektifitas dan mengurangi kepentingan politik yang terjadi diantara kelompok-kelompok internal.

Empat cakupan area peninjauan pasca implementasi:
1. Faktor-faktor sistem
2. Komponen rancangan sistem
3. Keakuratan estimasi
4. Tingkat dukungan

E1. Faktor-Faktor Sistem

Mencakup:

a. Faktor kelayakan teknis, ekonomis, legal, operasional, dan jadwal(TELOS).
Dari kasus diatas, sistem perangkat lunak pengelolaan informasi data pelatihan dan pengembangan SDM untuk dosen dan staff universitas A sudah memenuhi kelayakan TELOS suatu sistem. Yaitu sistem tersebut diterapkan dengan teknologi baru( C# dan SQL), biaya murah, legal, kemampuan personel khususnya IT yang memadai dan sistem tersebut berlaku pada waktu yang sudah ditentukan.

b. Faktor strategis, produktivitas, diferensiasi, dan manajemen (PDM).
Dari kasus diatas, sistem perangkat lunak pengelolaan informasi data pelatihan dan pengembangan SDM untuk dosen dan staff universitas A sudah memenuhi faktor strategi PDM suatu sistem. Yaitu sistem tenaga kerja yang diperlukan tidak terlalu banyak karena hamper semua telah dikerjakan sistem, kualitas sistem lebih baik dari sistemm sebelumnya, dan sistem menyediakan informasi yang cepat serta akurat mengenai data pelatihan staff dan dosen.

c. Faktor rancangan kemampuan pemeliharaan, pendayagunaan, pendayagunaan kembali, realibilitas, dan kemampuan perluasan(MURRE).
Dari kasus diatas, sistem perangkat lunak pengelolaan informasi data pelatihan dan pengembangan SDM untuk dosen dan staff universitas A sudah memenuhi faktor MURRE suatu sistem. Yaitu dari pihak universitas telah disiapkan personel untuk memelihara dan mendayagunakan sistem ini sehingga sistem dapat bekerja dengan baik.

E2. Komponen Rancangan Sistem

Mencakup:

a. Output
Berisi data staff dan dosen yang telah mengisi form aplikasi sehingga dapat diketahui siapa saja staff dan dosen yang perlu diberi pelatihan pengembangan SDM.
b. Input
Berisi aplikasi form dari mulai login, cek tipe user, trainer data input, registrasi, absensi dan recommendation.
c. Proses
Berisi pengolahan data dari inputan trainer data input, registrasi, absensi dan recommendation.
d. Database
Berisi data output yang disimpan pada file database SQL.
e. Kendali
Berisi pengendalian sistem agar sistem dapat berjalan dengan baik.
f. Platform teknologi
Berisi teknologi yang digunakan antara lain program C# dan SQL serta spesifikasi komputer yang mumpuni.

E3. Keakuratan Estimasi

a. Waktu
Menggunakan sistem perangkat lunak pengelolaan informasi data pelatihan dan pengembangan SDM untuk dosen dan staff universitas A, waktu yang dibutuhkan lebih cepat tentunya karena user hanya perlu mengisi form aplikasi serta tepat waktu dalam menerima data pengolahannya.
b. Biaya
Biaya yang dikeluarkan cukup murah karena hanya perlu memelihara sistem da personel sehingga sistem perangkat lunak pengelolaan informasi data pelatihan dan pengembangan SDM untuk dosen dan staff universitas dapat bekerja dengan baik.
c. Keuntungan
Menggunakan sistem ini memberikan banyak keuntungan, antara lain:
• Perangkat lunak yang dibuat membantu dalam melakukan pengerjaan pencatatan data pelatihan.
• Penggunaan fitur rekomendasi dapat membantu staff dalam menentukan peserta pelatihan yang akan diregistrasi.
• Report – report yang dihasilkan dapat dengan mudah diprint.

E4. Tingkat Dukungan

Mencakup:
a. Sumber daya yang tersedia
Sumber daya untuk sistem ini tersedia seperti sumber daya manusia.
b. Manajemen puncak
Manajemen puncak dalam hal ini rektorat Universitas A sangat mendukung sistem perangkat lunak pelatihan terhadap staff dan dosen.
c. Pelatihan
Pelatihan untuk sistem ini didukung oleh pihak Universitas A seperti dalam memelihara sistem disediakan dosen tertentu dan mahasiswa yang mempunyai kemampuan IT terbaik.

konversi sistem baru

KONVERSI SECARA LANGSUNG

Disebut juga sbg Cold Turkey yaitu langsung menghentikan sistem lama dan menjalankan sistem baru;
Konversi sistem ini dilakukan apabila:
Sistem lama sudah tidak berfungsi sama sekali
Sistem baru bersifat kecil / sederhana
Tidak baru menggantikan sistem lain
Rancangan sistem baru sangat berbeda dengan sistem lama
Keuntungan adalah biaya yang relatif tidak mahal
Kelemahan: resiko kegagalan yang tinggi
Perlu segera diikuti oleh program pengujian dan pelatihan

Konversi Paralel

Sistem lama dan sistem baru beroperasi bersamaan untuk periode waktu tertentu.
Output dari masing2 sistem dibandingkan, apabila terdapat perbedaan akan direkonsiliasi,
Keuntungan: resiko kegagalan rendah
Kerugian: biaya yg tinggi khususnya duplikasi dokumen,
Apabila terdapat perbedaan dalam metoe produksi, aturan keputusan, prosedur akunting, dan model kendali inventarisasi maka metode konversi paralel tidak dapat dilakukan

Konversi Pilot

Sistem diinstal hanya pada sebagian organisasi (mis. Kantor cabang atau pabrik) sbg pilot -> segmentasi organisasi
Keuntungan: resiko lebih sedikit dibandindingkan metode langsung, dan lebih murah dibandingkan metode paralel, alokasi kesalahan, alokasi pelatihan untuk semua organisasi.

Konversi File Data

Melakukan modifikasi file yang sudah ada dalam bentuk:
Format
Isi data
Medium penyimpanan
Metode Konversi:
Langsung
Bertahap

Konversi File Langsung

Membuat program konversi data apabila sistem lama menggunakan komputer, sedangkan apabila dr model manual ke komputer butuh waktu lama utk memasukkan data,
Membuat suatu prosedur kendali:
File Master -> pemeriksaan terhadap field dan records
File Transaksi -> perlu diperiksa apabila terdapat perbedaan medium / prosedur
File Indeks -> Key yg menghubungkan master file
File Backup -> Mengamankan data base apabila terjadi kesalahan proses atau kerusakan di pusat data

Konversi Phase- In

Sistem baru diimplementasikan secara gradual, sedikit demi sedikit -> memeberikan waktu lebih utk asimilasi prubahan,
Sistem harus disegmentasi, dan penginstalan sistem baru berdasarkan segmentasi tsb. Untuk setiap segmentasi mis.: mekanisme sistem lama dikembangkan untuk memproses data baru, kemudian sistem baru yang berhubungan dg segmen tersebut diinstal setelah tidak terdapat kegagalan proses kemudian dievaluasi.
Keunggulan: proses asimilasi sistem dapat diminimalisasi,
Kerugian: biaya yang besar utk membuat interface temporer.

prosedur pembuatan dokkumen

Penjelasan rinci mengenai syarat-syarat untuk pembuatan passport di wilayah Jakarta adalah sebagai berikut :
1.
(Copy) ... Kartu Tanda Penduduk milik Pemohon

Keterangan :

a.
Kartu Tanda Penduduk milik si Pemohon kini boleh beralamat di dalam atau luar wilayah Jakarta

b.
Secara tidak langsung, alamat Kartu Tanda Penduduk milik si Pemohon ini harus sama dengan alamat di Kartu Keluarga yang akan menjadi DPP* (bila ada perbedaan alamat, maka pembuatan passport tersebut PASTI akan ditolak oleh pihak Imigrasi terkait)

c.
Dan bila ingin membuat paspor via www.jasaumum.com, maka Anda harus memberikan Kartu Tanda Penduduk milik Anda yang Copy dahulu pada kami saat penyerahan DPP*, dan menyiapkan dokumen yang Aslinya untuk dibawa & diperlihatkan pada saat wawancara Anda lakukan dengan Petugas Imigrasi Jakarta wilayah terkait

d.
Kartu Tanda Penduduk ini merupakan syarat mutlak bagi pembuatan passport (diberlakukan bagi semua golongan Akte Kelahiran tanpa terkecuali)

2.
(Copy) ... Kartu Keluarga milik Pemohon

Keterangan :

a.
Seperti yang telah kami tuliskan di Penjelasan rinci no. 1. b. diatas maka, Kartu Keluarga ini harus memiliki kesamaan alamat dengan Kartu Tanda Penduduk milik si Pemohon passport tersebut

b.
Nama Pemohon passport (termasuk juga nama anak jika berkaitan dengan pembuatan passport anak) harus sudah tertulis di dalam Kartu Keluarga

c.
Dan bila ingin membuat passport via www.jasaumum.com, maka Anda harus memberikan Kartu Keluarga milik Anda yang Copy dahulu pada kami saat penyerahan DPP*, dan menyiapkan dokumen yang Aslinya untuk dibawa & diperlihatkan pada saat wawancara Anda lakukan dengan Petugas Imigrasi Jakarta wilayah terkait

d.
Kartu Keluarga ini merupakan syarat mutlak bagi pembuatan paspor (diberlakukan bagi semua golongan Akte Kelahiran tanpa terkecuali)

3.
(Copy) ... Akte Kelahiran milik Pemohon

Keterangan :

a.
Andaperlu menyertakan Copyan dokumen Akte Kelahiran Anda

Untuk keadaan no. 3. a. ini, Anda akan dikenakan biaya tambahan (untuk perubahan alamat domisili passport) sebesar Rp. 200.000,- untuk pengaktifan kembali alamat luar negeri jika diinginkan oleh Pemohon passport

b.
Akte Kelahiran milik Pemohon yang diterbitkan oleh wilayah di luar Jakarta tidak menjadi masalah (sah - sah saja, selama masih diterbitkan di dalam wilayah NKRI / Negara Kesatuan Republik Indonesia).
Tetapi, bila Akte Kelahiran tersebut diterbitkan oleh Negara di luar wilayah Kesatuan Republik Indonesia, maka Akte Kelahiran tersebut harus dibuatkan Tanda Bukti Laporan Kelahirannya terlebih dahulu di Catatan Sipil (mohon berikan Tanda Bukti Laporan Kelahiran Anda yang Asli pada kami)

c.
Dan bila Anda ingin membuat passport via www.jasaumum.com, maka Anda harus mengikuti aturan sesuai keterangan diatas pada saat penyerahan DPP*, dan menyiapkan dokumen yang Asli lainnya untuk dibawa & diperlihatkan pada saat wawancara Anda lakukan dengan Petugas Imigrasi Jakarta wilayah terkait tersebut.
Dan bagi Anda yang berkondisi harus menyertakan Akte Kelahiran ataupun Tanda Bukti Laporan Kelahiran yang Asli, akan dibuatkan Tanda Terima atas dokumen Asli tersebut oleh kami

d.
Akte Kelahiran ini merupakan syarat mutlak bagi pembuatan passport (diberlakukan bagi semua golongan Akte Kelahiran tanpa terkecuali)

e.
PERHATIKAN !!! Bila halaman belakang dari Akte Kelahiran asli Anda terdapat Cap dari Imigrasi berarti Anda pernah memiliki Passport, dan ini berarti Anda harus melampirkan passport lalu Anda yang Asli pada saat apply DPP* untuk pembuatan passport yang baru saat ini.

3a.
(Asli) ... Surat Sponsor atas nama Pemohon jika berstatus karyawan/ti

Keterangan :

a.
Surat sponsor ini mutlak diminta oleh pihak Imigrasi bagi Pemohon yang Kartu Keluarganya berstatus : karyawan atau karyawati saja

b.
Surat sponsor ini tidak dibutuhkan oleh pihak Imigrasi bagi Pemohon yang Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarganya memiliki status : diluar dari ketentuan no. 3a. a. diatas

c.
Contoh surat sponsor bagi seorang karyawan / ti adalah sebagai berikut : klik disini

d.
Dan bila ingin membuat passport via www.jasaumum.com, maka Anda harus memberikan Surat Sponsor milik Anda yang Asli pada kami saat penyerahan DPP* (INGAT !!! Surat Sponsor ini tidak dikembalikan lagi pada Anda sebagai Pemohon passport karena Surat Sponsor ini akan disimpan oleh Kantor Imigrasi wilayah Jakarta yang terkait sebagai arsip)

e.
Surat Sponsor ini merupakan syarat mutlak bagi pembuatan passport yang KTP dan Kartu Keluarganya berstatus Karyawan / ti (diberlakukan bagi semua golongan Akte Kelahiran tanpa terkecuali)

5.
(Asli) ... Passport lama ... jika pemohon pernah memiliki passport sebelumnya

Keterangan :

a.
Passport keluaran wilayah manapun akan selalu diakui oleh pihak Imigrasi, baik passport keluaran wilayah Nasional Indonesia ataupun Internasional, selama passport tersebut Asli dan sah / legal secara hukum nasional maupun internasional

b.
Pembuatan passport baru, yang menggunakan passport lama sebelumnya, yang telah habis atau lewat dari batas waktu berlakunya passport tersebut adalah : tidak dikenakan denda.

Juga Passport lama yang masih memiliki masa berlaku kurang dari 6 (enam) bulan sebelum masa berlaku passport tersebut habis adalah : tidak dikenakan denda.
Sebaliknya, jika :

Passport lama Anda masih memiliki masa berlaku 6 (enam) bulan lebih sampai dengan 1 (satu) tahun sebelum masa berlaku passportnya habis, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 200.000,-

Passport lama Anda masih memiliki masa berlaku 1 (satu) tahun lebih sebelum masa berlaku passportnya habis, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 300.000,-

c.
Dan bila ingin membuat paspor via www.jasaumum.com, maka Anda harus memberikan paspor milik Anda yang Asli pada kami saat penyerahan DPP*, kami akan membuatkan Tanda Terima atas passport Asli ini pada Anda

d.
Penyertaan passport lama yang Asli ini merupakan syarat mutlak bagi Pemohon yang sebelumnya pernah memiliki passport (diberlakukan bagi semua golongan Akte Kelahiran tanpa terkecuali)

e.
Bila Anda mengalami kehilangan passport Asli sebelumnya dan saat ini Anda berniat untuk apply passport yang baru, maka Anda akan dikenakan total biaya keseluruhan pembuatan passport maksimal sebesar Rp. 2.500.000,- (tanpa ada biaya tambahan lainnya, dan passportnya akan selesai dalam waktu 30 (tiga puluh) hari maksimal)

6.
(Copy) ... Akte Pernikahan ... jika ada (milik sendiri atau Orang Tua Kandung)

Keterangan :

a.
Akte Pernikahan ini dibutuhkan hanya bila si Pemohon Passport yang bersangkutan (baik bayi, anak-anak, remaja ataupun dewasa / Orang Tua) tersebut memiliki status terakhir di Akte Kelahirannya tertulis : 'anak dari pasangan suami Istri ...', dan Akte Pernikahan ini adalah Akte Pernikahan milik Orang Tua kandung dari si Pemohon passport tersebut

b.
Sedangkan bila si Pemohon Passport yang bersangkutan tersebut memiliki status terakhir di Akte Kelahirannya tertulis : 'anak luar kawin / nikah dari ...' maka, Akte Pernikahan ini tidak diperlukan (logikanya adalah sebagai berikut : Akte Pernikahan milik siapa yang akan Anda sertakan, bukankah Orang Tua Anda tidak memiliki Akte Pernikahan ?)

c.
Dan bila ingin membuat passport via www.jasaumum.com, maka Anda harus memberikan Akte Pernikahan milik Orang Tua Anda yang Copy dahulu pada kami saat penyerahan DPP*, dan menyiapkan dokumen yang Aslinya untuk dibawa & diperlihatkan pada saat wawancara Anda lakukan dengan Petugas Imigrasi Jakarta wilayah terkait

d.
Akte Pernikahan ini merupakan syarat mutlak bagi pembuatan passport untuk Pemohon passport yang memiliki status di Akte Kelahirannya : 'anak dari pasangan suami Istri ...' saja (diberlakukan bagi semua golongan Akte Kelahiran tanpa terkecuali)

7.
(Copy) ... Surat Keterangan Pelepasan Kewarganegaraan Asing / Surat Keterangan Kewarganegaraan Republik Indonesia (SKKRI) / Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia (SBKRI) / Warga Negara Indonesia (WNI) ... jika ada (milik sendiri atau Orang Tua Kandung) ... SUDAH TIDAK MUTLAK DIBUTUHKAN

Keterangan :

a.
Bila si Pemohon tidak memiliki SKKRI / SBKRI / WNI atas namanya sendiri, bisa meminjam SKKRI / SBKRI / WNI milik Orang Tua Kandungnya sendiri (ayah / ibu dari si Pemohon). Peminjaman ini berdasarkan dari status yang tertulis di dalam Akte Kelahiran milik si Pemohon itu sendiri. Apakah si Pemohon tersebut anak luar nikah / kawin atau anak dari pasangan suami istri ? Bila yang tertulis adalah anak luar nikah / kawin, maka SKKRI / SBKRI / WNI yang dipinjam adalah milik Orang Tua Perempuan atau Ibu si Pemohon. Sedangkan bila yang tertulis adalah anak dari pasangan suami istri, maka SKKRI / SBKRI / WNI yang dipinjam adalah milik Orang Tua Laki-laki atau Ayah si Pemohon

b.
Bila si Pemohon tidak memiliki status kewarganegaraan yang jelas, maka proses pembuatan Passport ini tidak bisa dilanjutkan oleh kami. Beberapa biro jasa mampu melakukan proses "tembak WNI" dengan kondisi harga yang cukup mahal tentunya. Hati - Hati, mungkin passport tersebut adalah palsu. Sebaiknya Anda men - check terlebih dahulu kredibilitas biro jasa tersebut

c.
Dan bila ingin membuat passport via www.jasaumum.com, maka Anda harus memberikan SKKRI / SBKRI / WNI milik Anda atau milik Orang Tua Anda (bila Anda pinjam) yang Copy dahulu pada kami saat penyerahan DPP*, dan menyiapkan dokumen yang Aslinya untuk dibawa & diperlihatkan pada saat wawancara Anda lakukan dengan Petugas Imigrasi Jakarta wilayah terkait

d.
Ingat !!!, Surat Keterangan Kewarganegaraan Republik Indonesia (SKKRI) / Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia (SBKRI) / WNI ini tidak diperlukan oleh :
a.) seluruh Akte Kelahiran golongan 1920 & 1933 yang beragama Islam
b.) Akte Kelahiran golongan Non STBLD yang bukan merupakan WNI keturunan

e.
SKKRI / SBKRI / WNI ini merupakan syarat mutlak untuk pembuatan passport bagi Akte Kelahiran yang berkategori WNI keturunan atau WNI Asing (tidak termasuk WNA)

f.
Hal - hal yang sebaiknya Anda ketahui mengenai SKKRI / SBKRI / WNI ini adalah sebagai berikut :

I.)
Bila si Pemohon menggunakan Surat Keterangan Kewarganegaraan Republik Indonesia / SKKRI kelompok Formulir IV jenis apapun maka, biang / dasar awal dari SKKRI kelompok Formulir IV tersebut harus ikut dilampirkan pula

Yang dimaksudkan dengan biang / dasar awal dari SKKRI kelompok Formulir IV tersebut adalah = SKKRI / WNI terdahulu yang digunakan sebagai dasar dari pembuatan SKKRI kelompok Formulir IV tersebut

II.)
Khusus untuk Surat Keterangan Kewarganegaraan Republik Indonesia / SKKRI yang diterbitkan setelah bulan Februari 1978 adalah ABSAH (legalitas dokumen kewarganegaraan tersebut TIDAK diakui oleh pihak Imigrasi di semua wilayah Jakarta)

III.)
Sebenarnya, SBKRI secara hukum telah dicabut oleh KEPPRES no. 56 Tahun 1996 dan INPRES no. 26 Tahun 1998, sesuai konstitusi negara UUD Tahun 1945 yang mengamanatkan kedudukan hak dan kewajiban setiap warga negara adalah sama dihadapan hukum tanpa perkecualian. Namun dalam pelaksanaan harian lapangannya sampai hari ini masih diperlukan dokumen kewarganegaraan ini.

Fakta Hukum :



KEPPRES no. 56 Tahun 1996 tentang tanda bukti kewarganegaraan Republik Indonesia, mencabut peraturan Menteri Kehakiman no. 7B 3 / 4 / 12 Tahun 1978 tentang SBKRI



Pasal 4 KEPPRES no. 56 Tahun 1996 ayat 1 dan 2 tentang berbagai kepentingan yang memerlukan bukti kewarganegaraan cukup dengan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga atau Akte Kelahiran saja



Pasal 5 KEPPRES no. 56 Tahun 1996 dinyatakan bahwa, maka segala peraturan tentang SBKRI warga keturunan dinyatakan tidak berlaku lagi



INPRES no. 4 Tahun 1999 menginstruksikan kepada seluruh aparat di instansi pemerintah melaksanakan KEPPRES no. 56 Tahun 1996 tentang pelayanan tanpa adanya SBKRI atau tidak


Surat edaran Menteri Kehakiman dan HAM yang menyatakan kepada seluruh jajaran Departemen Kehakiman & HAM untuk tidak lagi menerbitkan SBKRI



Hot Line Imigrasi : (021) - 522 50 38 38

8.
(Copy) ... Surat Ganti Nama ... jika ada (milik sendiri atau Orang Tua Kandung)

Keterangan :

a.
Hal-hal yang menyebabkan dibutuhkannya Surat Ganti Nama ini adalah dikarenakan :

I.
Adanya perbedaan nama si Pemohon yang tertera di Akte Kelahirannya dengan nama yang tertera di Akte Pernikahan / Surat Kawin atau Kartu Tanda Penduduk / Kartu Keluarga atau SBKRI / WNI / SKKRI / K-1 / OS 19 atau dokumen penting pribadi lain milik Pemohon yang akan dilampirkan sebagai DPP*

II.
Atau, bila si Pemohon melakukan peminjaman status kewarganegaraan (SBKRI / WNI / SKKRI / K-1 / OS 19) dari orang tuanya sendiri (ayah / Ibu si Pemohon), dan ayah / Ibu si Pemohon tersebut pernah melakukan perubahan / penggantian nama. Jika perubahan nama tidak pernah dilakukan sama sekali, maka Surat Ganti Nama ini tidak perlu dilampirkan

b.
Dan bila ingin membuat passport via www.jasaumum.com, maka Anda harus memberikan Surat Ganti Nama milik Anda atau milik Orang Tua Anda (bila Anda pinjam) yang Copy dahulu pada kami saat penyerahan DPP*, dan menyiapkan dokumen yang Aslinya untuk dibawa & diperlihatkan pada saat wawancara Anda lakukan dengan Petugas Imigrasi Jakarta wilayah terkait

c.
Surat Ganti Nama ini merupakan syarat mutlak bagi Pemohon yang memiliki perubahan nama, baik nama diri sendiri ataupun nama Orang Tua dari si Pemohon berdasarkan penjelasan nomor 8. a. I. & II. diatas (diberlakukan bagi semua golongan Akte Kelahiran tanpa terkecuali)

9.
(Copy) ... Surat Tanda Tamat Belajar atau Raport SD / SMP / SMA / Ijasah

Keterangan :

a.
Surat Tanda Tamat Belajar / Raport ini akan diminta oleh pihak Imigrasi jika DPP* si Pemohon merupakan passport yang pertama kali (sebenarnya ini hanya sebagai syarat pendukung tambahan DPP* saja).

b.
Dan bila ingin membuat passport via www.jasaumum.com, maka Anda harus memberikan Surat Tanda Tamat Belajar milik Anda yang Copy dahulu pada kami saat penyerahan DPP*, dan menyiapkan dokumen yang Aslinya untuk dibawa & diperlihatkan pada saat wawancara Anda lakukan dengan Petugas Imigrasi Jakarta wilayah terkait

c.
Penyertaan Surat Tanda Tamat Belajar / Raport ini merupakan syarat mutlak bagi Pemohon yang memiliki DPP* yang apply sebagai passport pertama kali i (diberlakukan bagi semua golongan Akte Kelahiran tanpa terkecuali)

10.
(Copy) ... K-1 / OS 19 ... jika diminta

Keterangan :

a.
Untuk saat ini, K-1 maupun OS 19 hanya diperuntukan bagi 1917 saja (bagi WNI keturunan lainnya disebut K-2)

b.
Dokumen ini layak dilampirkan bila diminta oleh pihak Imigrasi via kami. Jadi, untuk keharusan melampirkan dokumen ini adalah tidak mutlak (tergantung dari kebutuhan pihak Imigrasi terkait)

c.
Dokumen ini biasanya dipakai hanya untuk menjelaskan nama keluarga dari si Pemohon passport, karena di dokumen ini tertulis dengan jelas nama lengkap si Pemohon, termasuk nama keluarganya

d.
Dan bila membuat passport via www.jasaumum.com, maka Anda harus memberikan K-1 / OS 19 milik Anda yang Copy dahulu pada kami saat penyerahan DPP* (jika diminta tentunya), dan menyiapkan dokumen yang Aslinya untuk dibawa & diperlihatkan pada saat wawancara Anda lakukan dengan Petugas Imigrasi Jakarta wilayah terkait

e.
K-1 atau OS 19 ini merupakan syarat yang tidak diharuskan bagi Pemohon paspor (inipun hanya diberlakukan bagi golongan Akte Kelahiran WNI keturunan saja)

11.
(Optional) ... Screening Akte Kelahiran milik Pemohon ... jika diharuskan

Keterangan :

a.
Dalam pembuatan passport ada istilah screening yaitu : proses pemberian Cap tambahan di halaman belakang Akte Kelahiran milik si Pemohon (hanya dilakukan pada saat pengajuan pembuatan passport yang pertama kalinya saja), dan Cap tambahan atau screening ini merupakan wewenang utama pihak Imigrasi

b.
Screening ini dimaksudkan sebagai tanda persetujuan yang telah diketahui dengan jelas & pasti oleh pihak Imigrasi, bahwa yang bersangkutan (si Pemohon) memang layak mendapatkan passport dikarenakan tidak memiliki masalah yang berhubungan dengan Hukum Pidana ataupun Perdata di dalam wilayah Indonesia

c.
Proses screening ini adalah mutlak pada saat pembuatan passport yang dilakukan sebelum Februari 2004 yang lalu. Dan kini hal tersebut sudah bukan merupakan keharusan lagi (kecuali bagi pembuatan passport di wilayah Jakarta Barat - Airport Cengkareng saja yang sampai saat ini masih memberlakukan screening atas Akte Kelahiran milik si Pemohon. Sedangkan untuk wilayah Imigrasi lain sudah tidak mengharuskan hal tersebut, kecuali ... bila pihak Imigrasi menemukan laporan atau keganjilan dari data - data milik si Pemohon (hal - hal yang dianggap mencurigakan), baru screening ini akan diberlakukan kembali hanya terhadap si Pemohon tersebut)

d.
Harap diketahui bahwa, Cap tambahan atau screening ini hanya diperuntukan bagi WNI keturunan dan 1849 saja, sedangkan bagi yang lainnya, Cap tambahan atau screening ini adalah tidak diperlukan / diminta pada saat pengajuan pembuatan passport

e.
Ingat !!! screening ini hanya dilakukan sekali saja dalam seumur hidup, yaitu pada saat pengajuan passport yang pertama kali

f.
Pada kami, harga dari sebuah Cap tambahan atau screening ini adalah sebesar Rp. 50.000,- per Akte Kelahiran. Dan harga Cap Pengadilan Negeri Jakarta Barat adalah sebesar Rp. 20.000,- per Akte Kelahiran bila Akte Kelahiran si Pemohon tersebut belum diberi Cap Pengadilan Negeri Jakarta Barat (tentunya bila Anda melakukan apply paspor via www.jasaumum.com)

12.
(Optional) ... ID Card / Green Card / dokumen keImigrasian lainnya milik Pemohon ... jika diminta (tergantung wilayah) ... biasanya dokumen ini dimiliki oleh para pendul / penduduk luar negeri

Keterangan :

a.
Bagi para pendul / penduduk luar negeri diharuskan untuk membuat passportnya di wilayah Jakarta Barat - Airport Cengkareng walaupun KTP Pemohon / pendul yang bersangkutan tersebut memiliki alamat di Jakarta Pusat / Barat - BEOS / Timur / Utara / Selatan, tanpa terkecuali

b.
Dan bila membuat passport via www.jasaumum.com, maka Anda harus memberikan dokumen imigrasi milik Anda yang Copy dahulu pada kami saat penyerahan DPP*, dan menyiapkan dokumen yang Aslinya untuk dibawa & diperlihatkan pada saat wawancara Anda lakukan dengan Petugas Imigrasi Jakarta wilayah terkait

c.
Dokumen imigrasi ini merupakan syarat mutlak bagi Pemohon yang MEMILIKI Akte Kelahiran yang berkode golongan 1849 dan/ juga bila Pemohon yang berkode golongan lainnya tetapi memiliki alamat luar negeri, & alamat luar negeri tersebut ingin diaktifkan

Keterangan Tambahan yang perlu mendapatkan perhatian khusus :
1.
Harap dimengerti oleh Anda sebagai Insider, akan adanya perbedaan-perbedaan peraturan untuk pembuatan sebuah passport di masing - masing wilayah Jakarta karena, bukankah Kepala Imigrasi masing - masing wilayah adalah beda individunya sehingga menyebabkan ada sedikit perbedaan pandangan akan syarat-syarat pembuatan passport di wilayahnya masing-masing
2.
Perbedaan yang mengatakan, adanya passport baru dengan perpanjangan passport hanya terletak pada masalah ijasah dan screeningnya saja
3.
Hanya di wilayah Jakarta Barat - Airport Cengkareng saja yang masih mengharuskan adanya Cap Pengadilan Negeri terkait di Akte Kelahiran milik si Pemohon (khusus Akte Kelahiran 1917 & 1849)
3a.
Juga, hanya di wilayah Jakarta Barat - Airport Cengkareng saja yang menolak Akte Kelahiran yang Terlambat / Dispensasi (khusus bagi Akte Kelahiran WNI keturunan, 1917 & 1849 yang terlambat / dispensasi) ... untuk lebih jelasnya lihat Penjelasan Tambahan no. 1, no. 2. dan no. 5 di Akte Kelahiran
5.
Tata cara pembuatan passport wilayah Jakarta pada kami adalah sebagai berikut :
a.
menyiapkan berkas DPP* seperti yang telah kami jelaskan diatas secara lengkap
b.
menghubungi kami via telepon (di nomor telepon 021 - 632 76 09 atau 0816 - 194 - 28 57 atau 021 - 631 48 25 atau 021 - 999 0 642 0) tentang alamat pengambilan DPP* tersebut (mohon beritahukan kami alamat lokasi pengambilan DPP* secara jelas dan terperinci, termasuk RT / RW dan wilayah kelurahannya, agar kurir kami tidak salah mendatangi alamat pada saat pengambilan DPP* Anda)
6.
Kondisi Khusus bagi Pemohon Passport yang tidak bisa datang untuk foto & wawancara di Kantor Imigrasi terkait : ini hanya diperbolehkan bagi Pemohon Passport dengan kondisi = si Pemohon tersebut sedang dalam perawatan Rumah Sakit (tentunya si Pemohon harus melampirkan Surat Keterangan dari Rumah Sakit terkait pada saat apply Passportnya).
Dan untuk ini, Petugas dari Imigrasi yang akan mendatangi si Pemohon di Rumah Sakit terkait tersebut dengan mengenakan tambahan biaya sebesar Rp. 500.000,- dan plus antar jemput bagi si Petugas tersebut (baik dengan menggunakan Taxi ataupun dengan kendaraan pribadi dari pihak keluarga si Pemohon Passport, dengan route : Kantor Imigrasi —» Rumah Sakit —» Kantor Imigrasi lagi). Dan hal ini dilakukan setelah Jam Kerja
7.
Harap memastikan kelengkapan dokumen dan jangan sampai melupakan dokumen yang seharusnya dibawa pada saat wawancara dilakukan, karena ini akan berakibat : ditolaknya passport si Pemohon.
Dan juga, Anda tetap dikenakan biaya sebesar Rp. 250.000,- walaupun Passport Anda telah ditolak (Anda sendiri yang akan rugi)
9.
Dan untuk keadaan-keadaan / kasus khusus lainnya, sebaiknya Anda menghubungi Sdr. Deddy secara langsung di nomor 0816 - 194 - 28 57 atau 021 - 999 0 642 0.

Sabtu, 17 April 2010

pelatihan personel

Personil UNIFIL Indonesia Ikuti 'Induction Training'
Induction Training' adalah suatu pelatihan yang diselenggarakan oleh Head Quarter UNIFIL bagi personel, baik militer maupun sipil yang baru bergabung dalam misi UNIFIL, dalam rangka memberikan pemahaman tentang keberadaan UNIFIL serta situasi dan kondisi daerah penugasan. Dengan begitu kontingen-kontingen dari tiap-tiap negara dapat segera menyesuaikan dengan sistem yang ada, lebih efektif dan sensitif terhadap isu penting dalam melaksanakan misi serta meyakinkan bahwa prajurit sadar tentang pentingnya menjaga kesehatan, keselamatan dan keamanan mereka.
Perwakilan dari Konga XXV-A (Sector East Military Police) memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling berkoordinasi serta bertukar pengalaman dengan personel UNIFIL lainya dari berbagai negara.
Berbagai lecture yang disampaikan dalam mengikuti 'Induction Training' meliputi : Perencanaan, Analisa Daerah Operasi, Pelanggaran Lalu-Lintas di UNIFIL, Kondisi Politik Lebanon, Sistem dan Operasi Perdamaian, Mandat dan Tugas Berdasarkan UNSCR 1701, Aktifitas dan Mandat ICRC di Lebanon, Hubungan ICRC dan UNIFIL, Kompentensi dan nilai-nilai PBB, Konsep dan Kesadaran Budaya Internasional ; Perawatan Kendaraan, Perilaku dan Disiplin Rules of Engagement, Conduct and Discipline, Gender, pengenalan HIV/AIDS, dan lain-lain.
Yang menjadi penekanan khusus pada setiap pemberian lecture adalah bahwa setiap personel yang bergabung dalam misi UNIFIL harus mengedepankan impartiality (tidak ada keberpihakan), di samping itu organisasi UNIFIL ini seyogyanya dapat dijadikan sebagai wahana pergaulan antar bangsa-bangsa di dunia. Materi-materi yang telah diperoleh selanjutnya akan disebarluaskan kepada seluruh personel UNIFIL di satuan-satuan masing-masing.
Di akhir pelatihan selama tiga hari, seluruh peserta melaksanakan kunjungan ke 'Blue Line', gunanya untuk melihat secara langsung perbatasan antara Lebanon dan Israel. Dan diperlihatkan juga lapangan ranjau yang masih aktif yang bertujuan agar seluruh personel UNIFIL, baik sipil maupun militer bisa berhati-hati dalam melaksanakan tugasnya, di bawah bendera PBB.
Personel yang mengikuti kegiatan ini ditunjuk oleh HQ UNIFIL dari berbagai satuan / bidang baik dari Head Quarter, Sector East maupun Sector West, meliputi perwakilan dari berbagai Negara di antaranya Indonesia, Prancis, Belgia, India, Italia, Portugis, Turki, Ghana, Tanzania, Spanyol, Malaysia, Turki, Hungaria, Belgia dan Masyarakat Lebanon.

persiapan tempat

Persiapan tempat usaha :
Perlu dilakukan analisa dan pertimbangan secara matang terhadap pemilihan tempat usaha karena sangat menentukan sukses tidak prospek usaha anda.
Sebelum menentukan tempat usaha pilih proses kerja mana yang akan digunakan, lakukan analisa dengan membandingkan keuntungan dan kerugian dari ketiga proses kerja tersebut sesuai dengan kondisi anda.
Tempat usaha yang diperlukan paling tidak mempunyai space 3 x 6 meter yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu ruang tunggu pelanggan serta ruang pencucian dan ruang pengeringan yang diberi pemisah (misalnya dengan korden plastik) dan disesuaikan dengan peralatan yang akan dipergunakan.
Apabila proses kerja pertama yang akan digunakan, maka cukup hanya menyediakan fasilitas pipa air dari tempat penampungan air menuju pompa sancin yang akan dipergunakan.
Apabila proses kerja kedua yang akan digunakan, harus ada dua sistim perpipaan yaitu pipa air untuk memasok pompa sancin dan snow tank dan pipa udara untuk mengalirkan udara dari kompressor ke snow tank.
Untuk proses kerja pertama dan kedua diperlukan servis pit bisa berupa pasangan batu, konstruksi plat besi atau cukup dengan ganjal dari kayu.
Apabila proses kerja ketiga yang akan digunakan, maka harus ada dua sistim perpipaan yaitu pipa air untuk memasok pompa sancin dan snow tank dan pipa udara untuk mengalirkan udara dari kompressor ke snow tank dan ke-hydraulic motor lift.
Perlu dibuat gambar rencana penempatan semua peralatan yang akan digunakan untuk membuat rencana perpipaan serta menggali lubang untuk menempatkan silinder hydraulic motor lift.
Dengan kondisi seperti tersebut diatas untuk dikota-kota besar maka sewa tempat usaha berikut renovasinya sangat variatif dan tergantung lokasi, sehingga bisa mencapai Rp 5.000.000,- sampai Rp 7.500.000,- per tahun, akan lebih baik atau ekonomis kalau bisa menggunakan rumah sendiri sebagai tempat usaha apabila memungkinkan. Selain itu ruang tunggu perlu dilengkapi dengan satu stel meja kursi kerja untuk administrasi dan beberapa buah kusri untuk para pelangan.
2. Persiapan peralatan kerja :
Persiapan ini meliputi pemilihan dan pengadaan peralatan sesuai dengan proses kerja yang dipilih.
Apabila dipilih proses kerja dengan peralatan minimal, maka hanya diperlukan peralatan pompa sancin, tanki untuk menyimpan air (dapat berupa drum atau gentong plastik) dan sistim perpipaan air yang cukup dengan menggunakan selang plastik atau karet.

Kapasitas pompa cukup sekitar 10-20 l/menit, jangan terlalu besar karena boros air, sedangkan penggeraknya bisa berupa motor listrik atau motor bensin. Apabila digerakkan dengan motor listrik daya yang diperlukan hanya sekitar 750-900 watt tapi yang digerakkan dengan motor bensin motor penggeraknya bisa 3,5 hingga 5 PK, dan makin besar motor penggeraknya makin boros bahan bakarnya.
Dipasaran harga pompa sancin dengan penggerak motor listrik maupun penggerak motor bensin relatif tidak beda terlalu jauh, kalau memilih dengan penggerak motor bensin pilihlah yang buatan Jepang karena ketersediaan suku cadangnya lebih terjamin.
Dipasaran saat ini harga pompa sancin berikut spry gun dan selang sepanjang 6 meter berkisar antara Rp 2.000.000,- sampai Rp 3.000.000,- sedangkan drum atau gentong plastik untuk menampung air harganya relatif tidak terlalu mahal. Kalau mau tahu harga yang lebih up to date bisa browsing di internet, gunakan search engine masukkan “peralatan cuci motor” dan lihat berapa banyak yang muncul sehingga mungkin anda malah jadi bingung, atau masuk saja kesitus http://indonetwork.co.id kemudian klik otomotif, kemudian klik lagi pemeliharaan kendaraan atau salon mobil/cuci mobil dan silahkan cari alat apa yang anda perlukan. Gambar-gambar inipun berasal dari iklan-iklan tersebut.

Apabila yang dipilih adalah proses kerja dengan peralatan standar, maka diperlukan tambahan peralatan berupa snow wash tank dan kompressor.
Harga snow wash tank tergantung dari kapasitas dan bahannya, dimulai dari kapasitas 15 liter sampai 80 liter, dengan bahan plat biasa atau stainless steel. Snow tank kapasitas 15 liter dengan bahan plat biasa harganya tidak sampai Rp 1.000.000,- sedangkan yang kapasitas 80 liter dengan bahan stailess steel bisa mencapai Rp 3.000.000,- sudah termasuk selang sepanjang 6 meter dan satu buah nozzle gun.
Pada proses kerja kedua selain snow tank juga diperlukan kompressor, untuk kompressor sebaiknya pilih kapasitas 1 sampai 2 PK dengan tanki minimum 75 liter, dengan kapasitas tersebut apabila dikemudian hari ada rencana melebarka usaha dengan menggunakan hydraulic motor lift atau kerja sama dengan bengkel tambal ban, kapasitas tersebut sudah memenuhi.
Sama seperti pompa sancin penggerak kompressor bisa motor listrik atau motor bensin, tetapi yang paling umum adalah dengan penggerak motor bensin 3,5 hingga 5 PK. Apabila menggunakan penggerak motor bensin sebaiknya motor penggerak kompressor dan pompa sancin mempunyai merek dan model yang sama untuk memudahkan pemeliharaannya. Harga kompressor kapasitas ini juga berfariasi tergantung mereknya, namun secara umum berkisar antara Rp 3.000.000,- sampai Rp 5.000.000,- belum termasuk selang dan nozzle sprayer.
Pada saat ini dipasaran tersedia pula pompa sancin dan kompressor yang digerakkan oleh satu motor bensin yang diatur secara bergantian.

Apabila proses kerja dengan peralatan lengkap yang dipilih, maka diperlukan tambahan peralatan berupa hydraulic motor lift yang harga per unitnya berkisar antara Rp 5.000.000,- sampai Rp 7.500.000,- buatan lokal sedangkan yang import bisa mencapai Rp 9.000.000,- Dimana harga tersebut belum termasuk transport dan biaya pemasangan.

3. Pengadaan bahan operasional :
Adapun bahan operasional utama yang perlu disediakan terlebih dahulu untuk melaksanakan usaha cuci sepeda motor ini antara lain :
• Snow wash samphoo, 25 liter @ Rp 8.000/liter Rp 200.000.
• Lap kanebo, 2 buah Rp 80.000.
• Beberapa kuas, sikat, kain lap dsb. Rp 70.000.
• Sepatu karet, 1 stel Rp 50.000.
J u m l a h Rp 400.000.
Selain bahan operasional utama tersebut, bisa juga ditambahkan bahan-bahan lain seperti Body wax dan Tyre polish yang sifatnya adalah optional dan tergantung paket jasa apa yang akan anda akan tawarkan kepada konsumen.
Harga peralatan maupun bahan operasional tersebut merupakan estimasi yang kami peroleh dari internet maupun check langsung dilapangan. Meskipun demikian mungkin ada perubahan pada waktu anda belanja nantinya.
4. Persiapan tenaga kerja :
Tenaga kerja yang diperlukan adalah tenaga untuk melaksanakan pencucian sepeda motor dan tenaga kerja administrasi, tidak perlu mempunyai qualifikasi pendidikan yang tinggi karena ini adalah pekerjaan yang sederhana.
Untuk tenaga kerja pencucian, yang penting adalah rekrut tenaga kerja yang mau dan mampu melaksanakan proses pencucian sepeda motor sesuai dengan proses kerja yang telah ditentukan, mempunyai etos kerja tinggi (cara membersihkan tidak asal-asalan), bersikap konsisten artinya kadang-kadang pekerjaannya bagus tapi kadang-kadang seenaknya sendiri, bersikap sopan baik terhadap pelanggan maupun bosnya dan menurut apabila diberi penjelasan (tidak ngeyelan).
Untuk tenaga kerja administrasi mungkin bisa dilaksanakan sendiri karena tidak memerlukan pembukuan yang rumit, sekedar bisa mendukumentasikan pengeluaran dan pemasukan, khususnya pengeluaran agar tidak menyimpang dari perencanaan yang telah disusun.
5. Persiapan promosi :
Meskipun usaha yang dilaksanakan termasuk kategori kecil, akan tetapi demi suksesnya usaha yang akan dilakukan tetap diperlukan promosi atau pengenalan dilingkungan tempat usaha sebelum dilaunching. Kegiatan promosi ini bisa dilakukan dengan pengedaran slebaran, cukup didesain dengan computer sendiri ukuran ½ A4 kemudian difotocopy, memasang banner ditempat usaha, bahkan kalau perlu mengadakan prelaunching dengan harga khusus atau memberikan souvenir untuk 100 pelanggan pertama, bisa berupa gantungan kunci atau yang lain-lainnya.

Senin, 12 April 2010

sistem

119
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi
Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
Radiant Victor Imbar, Eric Tirta
Jurusan S1 Sistem Informasi
Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Maranatha
Jl. Prof. Drg. Suria Sumantri No. 65 Bandung 40164
Email: radiant.vi@eng.maranatha.edu, eric.tirta@gmail.com
Abstract
A company as an organization that has a tendency toward profit, always needs a
computerized system to be used in collecting, saving and processing the data to produce the
information that will support the company in business strategy planning and making the
business decision effectively. “PT. Pro Roll International” is an oil distribution company
that located in Bandung. The company has been using manual system in supporting
business related activities since established in 2005. The manual system has become a
problem for the company to handle the daily business related activities that increase
continually every year. So that, the company decides use computerized system. Moving to
computerized system will be included three steps: analysis, design and implementation.
The tools will support the process of system analysis and design, as follow: Data Flow
Diagram, Data Structure, Process Specification, ER-Diagram, Database Schema and User
Interface Design Sketch. The tools that will be used to implement the system are PHP,
MySQL, Asynchronous JavaScript and XML (Ajax).
This paper explains about the process of analysis, design and implementation selling oil
information system in “PT. Pro Roll International”.
Keywords : Data Flow Diagram, ER-Diagram, Information System, Penjualan
1. Pendahuluan
Seiring dengan semakin ketatnya persaingan dalam dunia bisnis, keberadaan
pengolahan data menjadi informasi secara terkomputerisasi menjadi sangat
penting. Hal itu dikarenakan pengolahan data secara terkomputerisasi dapat
memberikan kontribusi yang besar untuk kinerja suatu perusahaan. Jika
dibandingkan pengolahan data secara manual, pengolahan data secara
terkomputerisasi memiliki kelebihan, seperti: pengolahan data yang cepat dan
akurat, mendukung pengolahan data dalam skala besar.
Perusahaan sebagai organisasi yang memiliki kecenderungan orientasi pada laba,
selalu membutuhkan sistem yang terkomputerisasi dalam mengumpulkan,
menyimpan, dan memproses data untuk menghasilkan informasi yang dapat
membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan strategi dan pengambilan
suatu keputusan secara efektif. Tanpa adanya sistem yang terkomputerisasi,
perusahaan akan menghadapi kendala untuk mendapatkan informasi yang aktual
dan akurat. Hal itu dapat disebabkan oleh proses pengumpulan dan pengolahan
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
120
data masih dilakukan secara manual. Dengan bantuan sistem yang terkomputerisasi
pula informasi dapat dikelola dengan baik, sehingga dapat menciptakan efisien
biaya.
Perusahaan “PT. Pro Roll International” merupakan perusahaan yang bergerak
dalam bidang penjualan pelumas. Pada saat ini sistem informasi penjualan pada
perusahaan “PT. Pro Roll International” masih dilakukan secara manual sehingga
kinerjanya belum efektif. Hal itu tercermin pada seringnya terjadi keterlambatan
penyusunan laporan penjualan dan piutang dagang, kesalahan pencatatan dan
perhitungan persediaan, serta pengulangan dalam pencatatan transaksi. Oleh karena
itu, perusahaan “PT. Pro Roll International” bermaksud mengkomputerisasikan
sistem bagian penjualan untuk memaksimalkan kinerjanya. Diharapkan setelah
sistem informasi penjualan dikomputerisasi, maka pengumpulan, penyimpanan,
dan pengolahan data transaksi dapat dilakukan secara akurat dan cepat.
Berikut ini adalah gambar proses bisnis perusahaan mulai dari pengadaan pelumas
sampai penjualannya.
Gambar 1 Proses Bisnis Perusahaan
2. Landasan Teori
2.1 Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi,
bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan
kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.[Har05].
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
121
2.2 Sistem Aplikasi Komputer Berbasis Web
Aplikasi dalam bahasa awam sering disebut sebagai sebuah kumpulan program
atau script. Aplikasi web yang dibangun dengan menggunakan Struts framework
terdiri dari komponen-komponen individual yang digabungkan menjadi satu
aplikasi. Aplikasi tersebut dapat diinstal dan dieksekusi oleh web container.
Komponen-komponen tersebut dapat digabungkan karena mereka terletak dalam
sebuah konteks web yang sama, yang menjadikan mereka bergantung satu dengan
yang lainnya, baik secara langsung ataupun tidak langsung.
2.3 Perangkat Analisa Sistem
2.3.1 Data Flow Diagram (DFD)
DFD merupakan diagram yang mengunakan notasi-notasi atau simbol-simbol
untuk mengambarkan sistem jaringan kerja antar fungsi-fungsi yang berhubungan
satu sama lain dengan aliran dan penyimpanan data.[Har05].
Adapun yang digunakan dalam DFD adalah:
1. Kesatuan Luar (External Entity)
Kesatuan luar (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang,
organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan
memberikan input atau menerima output dari sistem. Suatu kesatuan luar
dapat disimbolkan dengan suatu notasi persegi panjang atau suatu persegi
panjang dengan sisi kiri dan atasnya berbentuk garis tebal.
2. Aliran data
Aliran data di DFD diberikan simbol suatu panah. Aliran data ini mengalir
diantara process (process), simpanan data (data store) dan kesatuan luar
(External entity). Aliran data ini menunjukkan arus dari data yang dapat
berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.
3. Proses
Suatu process adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin
atau komputer dari hasil suatu aliran datayang masuk ke dalam proses untuk
dihasilkan aliran data yang akan keluar dari proses. Suatu proses dapat
disimbolkan dengan notasi lingkaran atau dengan simbol empat persegi
panjang dengan sudut-sudut tumpul.
4. Penyimpan Data (Data Store)
Penyimpan data (data store) merupakan penyimpan data yang dapat berupa:
• Suatu file atau basis data di sistem komputer.
• Suatu arsip atau catatan manual.
• Suatu kotak tempat data di meja seseorang.
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
122
• Suatu tabel acuan manual.
• Suatu agenda atau buku.
Simpanan data di DFD dapat disimbolkan dengan sepasang garis horisontal
paralel yang tertutup di salah satu ujungnya atau tanpa ditutup.
2.3.2 Entity Relational Diagram (E-R Diagram)
Entity Relational Diagram merupakan salah satu pemodelan data konseptual yang
paling sering digunakan dalam proses pengembangan basis data bertipe relasional.
Model E-R adalah rincian yang merupakan representasi logika dari data pada suatu
organisasi atau area bisnis tertentu.[Fat99].
Model E-R terdiri dari beberapa komponen dasar yaitu sebagai berikut:
1. Entitas
Entitas adalah sesuatu atau objek di dunia nyata yang dapat dibedakan dari
sesuatu atau objek yang lainnya. Sebagai contoh, setiap mahasiswa dalam
suatu universitas adalah suatu entitas. Setiap fakultas dalam suatu universitas
adalah juga suatu entitas. Dapat dikatakan bahwa entitas bisa bersifat
konseptual/abstrak atau nyata hadir di dunia nyata.
2. Atribut
Atribut adalah properti deskriptif yang dimiliki oleh setiap anggota dari
himpunan entitas. Sebagai contoh entitas mahasiswa, atribut-atribut yang
dimiliki adalah nim, nama mahasiswa, alamat dan lain-lain.
3. Hubungan antar relasi (Relationship)
Hubungan antar relasi adalah hubungan antara suatu himpunan entitas
dengan himpunan entitas yang lainnya. Misalnya, entitas mahasiswa
memiliki hubungan tertentu dengan entitas matakuliah (mahasiswa
mengambil matakuliah). Pada penggambaran model E-R, relasi adalah
perekat yang menghubungkan suatu entitas dengan entitas yang lainnya.
4. Kardinalitas/Derajat Relasi
Kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat
berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Sebagai contoh:
entitas-entitas pada himpunan entitas mahasiswa dapat berelasi dengan satu
entitas, banyak entitas atau tidak satupun entitas dari himpunan entitas
kuliah. Kardinalitas relasi yang terjadi di antara dua himpunan entitas dapat
berupa:
• Satu ke Satu(One to One)
Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak
dengan satu entitas pada himpunan entitas B, begitupun sebaliknya.
• Satu ke Banyak(One to Many)
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
123
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak
entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, dimana setiap
entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak
dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
• Banyak ke Satu(Many to One)
Setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan paling banyak
dengan satu entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya
dengan entitas B.
• Banyak ke Banyak(Many to Many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak
entitas pada himpunan entitas B, dan demikian sebaliknya, dimana setiap
entitas pada himpunan entitas B dapat berhubungan dengan banyak entitas
pada himpunan entitas A.
2.4 Perangkat Lunak Pembangun Sistem
2.4.1 Hypertext Preprocessor (PHP)
PHP merupakan bahasa pemrograman berbentuk script yang ditempatkan dalam
server dan diproses di server. Hasil dari pengolahan akan dikirimkan ke klien,
tempat pemakai menggunakan browser. Secara khusus, PHP dirancang untuk
membentuk web dinamis. Artinya, ia dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan
permintaan terkini. Misalnya, kita bisa menampilkan isi database ke halaman web.
Pada prinsipnya, PHP mempunyai fungsi yang sama dengan script seperti ASP
(Actives Server Page), Cold Fusion, ataupun Perl.[Kad01].
2.4.2 MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL
(Database Management System) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan
sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL merupakan perangkat lunak basis
data open source yang paling digemari, karena perangkat lunak ini merupakan
perangkat lunak basis data yang powerful dan cukup stabil untuk digunakan
sebagai media penyimpanan data.
2.4.3 Asynchronous Javascript And XML (Ajax)
Ajax atau Asynchronous Javascript And XML merupakan teknik pengembangan
web untuk menciptakan aplikasi web yang interaktif. Tujuan Ajax adalah untuk
membuat web yang lebih responsive dengan melakukan pertukaran data dengan
server secara behind the scenes. Sehingga setiap kali pengguna melakukan
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
124
perubahan pada form atau halaman web, maka halaman web tersebut tidak akan
terjadi aksi reloaded.[Dar06].
3. Analisa dan Perancangan
3.1 Data Flow Diagram (DFD)
Pada program aplikasi sistem informasi penjualan pelumas, DFD yang dirancang
akan dijelaskan berikut ini:
Gambar 2 Diagram Konteks /DFD Level 0
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
125
Gambar 3 DFD Level 1
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
126
Gambar 4 DFD Level 2, Proses 1.4
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
127
Gambar 5 DFD Level 3, Proses 1.4.2
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
128
Gambar 6 DFD Level 4, Proses 1.4.2.6
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
129
3.2 Kamus Data
Tabel 1 Kamus Data tPelanggan
Nama Data tPelanggan
Deskripsi Merupakan data yang berisi profile pelanggan.
Sumber data Proses 1.1 Pengolahan Data Pelanggan
Isi data IDPlg
PerusahaanPlg
AlamatPlg1
AlamatPlg2
TelpPlg1
TelpPlg2
FaxPlg
CPPlg
EmailPlg
SitusPlg
KtrPlg
PiutangPlg
{A-Z | - | 0-9}
{a-z A-Z | - | 0-9 | .,}
{a-z A-Z | - | 0-9}
{a-z A-Z | - | 0-9}
{a-z A-Z | - | 0-9}
{a-z A-Z | - | 0-9}
{a-z A-Z | - | 0-9}
{a-z A-Z | - | 0-9}
{a-z A-Z | - | 0-9}
{a-z A-Z | - | 0-9}
{a-z A-Z | - | 0-9}
{0-9}
Tipe dan ukuran data IDPlg
PerusahaanPlg
AlamatPlg1
AlamatPlg2
TelpPlg1
TelpPlg2
FaxPlg
CPPlg
EmailPlg
SitusPlg
KtrPlg
PiutangPlg
Char(7)
Varchar(50)
Varchar(100)
Varchar(100)
Varchar(30)
Varchar(30)
Varchar(50)
Varchar(50)
Varchar(50)
Varchar(30)
Varchar(100)
Int(11)
Struktur data tPelanggan = IDPlg + PerusahaanPlg +
AlamatPlg1 + AlamatPlg2 + TelpPlg1 +
TelpPlg2 + FaxPlg + CPPlg + EmailPlg +
SitusPlg + KtrPlg + PiutangPlg
3.3 Spesifikasi Proses
Tabel 2 S.P. 1.1.1 Proses Input Data Pelanggan
Kode identitas proses 1.1.1
Nama proses Proses Input Data Pelanggan
Deskripsi Merupakan proses memasukan data pelanggan
baru.
Input aliran data Data_Pelanggan = IDPlg +PerusahaanPlg +
AlamatPlg1 + AlamatPlg2 + TelpPlg1 + TelpPlg2
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
130
+ FaxPlg + CPPlg + EmailPlg + SitusPlg +
PiutangPlg + KtrPlg
Output aliran data Data_Pelanggan = IDPlg +PerusahaanPlg +
AlamatPlg1 + AlamatPlg2 + TelpPlg1 + TelpPlg2
+ FaxPlg + CPPlg + EmailPlg + SitusPlg +
PiutangPlg + KtrPlg
Logika proses INPUT Data_Pelanggan
3.4 ER-Diagram
Gambar 7 ER-Diagram
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
131
3.5 Skema Basis Data
Gambar 8 Skema Basis Data
3.6 Perancangan Sketsa User Interface
Perancangan user interface diperlukan pada program aplikasi ini dengan tujuan
untuk mempermudah pengguna dalam menggunakan program apikasi ini. Dengan
adanya user interface ini berbagai pengguna baik yang awam, maupun yang sudah
berpengalaman dapat mengoperasikan program ini tanpa adanya kesulitan yang
besar.
Program aplikasi sistem informasi penjualan pelumas ini menggunakan jenis menu
pull down yaitu setiap menu memiliki sub-menu masing-masing. Tujuan
penggunaan jenis menu ini adalah untuk mempermudah pengguna dalam memilih
fitur yang akan digunakan. Untuk lebih jelasnya, akan dipaparkan dalam gambar
berikut ini.
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
132
Gambar 9 Struktur Menu
4. Hasil Tercapai
Pada dokumentasi program aplikasi, selain penulisan analisa, perancangan dan
desain user interface, diperlukan juga screenshot program aplikasi yang dirancang
dengan maksud menjelaskan setiap menu, fungsi, tampilan dan hasil yang dicapai
dalam perancangan program aplikasi ini.
Gambar 1 Proses 1.6 / Halaman Login
Pada saat aplikasi ini diakses, halaman yang tampil pertama kali adalah halaman
login seperti yang ada pada gambar Gambar 10 Proses 1.6 / Halaman Login.
Pada halaman ini pengguna diharuskan untuk mengisi identitas hak akses yang
dimiliki, seperti username dan password.
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
133
Gambar 11 Halaman Index
Setelah pengguna aplikasi melakukan login dan hak aksesnya telah disetujui,
halaman berikut yang ditampilkan adalah halaman index. Pada halaman index, logo
produk pelumas Agip akan terlihat pada halaman ini, seperti yang ada pada gambar
Gambar 11 Halaman Index.
Gambar 12 Proses 1.1.1 / Halaman Add/Edit_Pelanggan
Pada fitur pelanggan yang terdapat pada aplikasi sistem informasi penjualan
pelumas. Pengguna dapat memasukan data pelanggan yang baru melalui halaman
yang terlihat pada gambar Gambar 12 Proses 1.1.1 / Halaman Add/Edit_Pelanggan.
Pada halaman add_pelanggan, pengguna diminta untuk mengisi data pelanggan
yang meliputi field: nama perusahaan, alamat 1, alamat 2, no.telepon 1, no.telepon
2, no.fax, penanggung jawab, alamat email, alamat situs dan keterangan. Di antara
field tersebut, field nama perusahaan, alamat 1 dan no.telepon 1 merupakan field
wajib. Apabila field wajib tidak diisi, maka penambahan data pelanggan baru tidak
dapat dilakukan. Cara yang sama dapat dilakukan pada edit pelanggan.
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
134
Gambar 13 Proses 1.1.5 / Halaman Pencarian
Pencarian data pelanggan dapat dilakukan melalui halaman pencarian, seperti yang
terlihat pada gambar Gambar 13 Proses 1.1.5 / Halaman Pencarian. Pada halaman
pencarian pengguna diharuskan mengisi field kategori dan kata kunci id atau nama
pelanggan. Apabila salah satu dari kedua field tersebut tidak diisi, maka pencarian
data pelanggan tidak akan dilakukan.
Gambar 14 Proses 1.3.1 / Halaman add/Edit_produk
Pada fitur produk, pengguna dapat memasukan data produk yang baru melalui
halaman yang terlihat pada gambar Gambar 14 Proses 1.3.1 / Halaman
add/edit_produk. Pada halaman add_produk, pengguna diminta untuk mengisi data
produk yang meliputi field: tipe produk, nama produk, kinerja, unit base, stok,
harga net, harga price list dan keterangan. Diantara field tersebut, Field tipe
produk, nama produk, unit base, stok, harga net dan harga price list merupakan
field wajib. Apalabila field wajib tidak diisi, maka penambahan data produk baru
tidak dapat dilakukan.
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
135
Gambar 15 Proses 1.3.3 / Proses 1.3.4 / Halaman produk
Data produk dapat dihapus dari basis data dengan cara menklik check box pada
data produk yang akan dihapus, lalu memilih tombol delete. Seperti yang terlihat
pada gambar Gambar 15 Proses 1.3.3 / Proses 1.3.4 / Halaman produk.
Penghapusan data produk dapat dilakukan apabila data produk yang akan dihapus
tidak memiliki keterkaitan dengan data yang lain.
Gambar 16 Proses 1.3.5 / Halaman pencarian
Pencarian data produk dapat dilakukan melalui halaman pencarian, seperti yang
terlihat pada gambar Gambar 16 Proses 1.3.5 / Halaman pencarian. Pada halaman
pencarian, pengguna diharuskan mengisi field kategori dan kata kunci id. Apabila
salah satu dari kedua field tersebut tidak diisi, maka pencarian data produk tidak
akan dilakukan.
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
136
Gambar 17 Proses 1.4.1.1 / Halaman add_pemesanan
Pada fitur pemesanan, pengguna dapat memasukan data pemesanan yang baru
melalui halaman yang terlihat pada gambar Gambar 17 Proses 1.4.1.1 / Halaman
add_pemesanan. Pada halaman add_pemesanan pengguna diharuskan untuk
mengisi data pemesanan (id pemesanan, nama pelanggan, no PO, tgl pemesanan,
tgl req pengiriman dan keterangan) dan data pemesanan detail (produk, jumlah,
harga satuan, sub total), Di antara field tersebut, field nama pelanggan, tgl
pemesanan, tgl req pengiriman, produk, jumlah, harga satuan dan sub total
merupakan field wajib. Apalabila field wajib tidak diisi, maka penambahan data
pemesanan baru tidak dapat dilakukan. Ketika data pemesanan baru disimpan di
basis data, field status pemesanan akan berstatus on order secara default. Field
status pemesanan memiliki 3 jenis status yaitu on order(0), completed(1) dan
cancel(2).
Data pemesanan dapat diubah sesuai dengan keinginan pengguna. Pengubahan data
pemesanan hanya dapat dilakukan, apabila status pemesanan masih berstatus on
order.
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
137
Gambar 18 Proses 1.4.1.3 / Proses 1.4.1.4 / Halaman pemesanan
Data pemesanan dapat dihapus dari basis data dengan cara menklik check box pada
data pemesanan yang akan dihapus, lalu memilih tombol delete, seperti yang ada
pada gambar Gambar 18 Proses 1.4.1.3 / Proses 1.4.1.4 / Halaman pemesanan.
Penghapusan data pemesanan dapat dilakukan, apabila data pemesanan yang akan
dihapus tidak memiliki keterkaitan dengan data yang lain atau status pemesanan
masih berstatus on order.
Gambar 19 Proses 1.4.2.1 / Halaman add_suratjalan
Pada fitur surat jalan / pengiriman pesanan, pengguna dapat memasukan data surat
jalan yang baru melalui halaman yang terlihat pada gambar Gambar 19 Proses
1.4.2.1 / Halaman add_suratjalan. Pada halaman tersebut, pengguna cukup mengisi
field, seperti: id surat jalan, id pemesanan, tgl surat jalan dan keterangan. Field
nama pelanggan, no PO akan diisi secara otomatis oleh program setelah pengguna
mengisi field id pemesanan. Di antara field tersebut, Field id pemesanan dan tgl
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
138
surat jalan merupakan field wajib. Apabila field wajib tidak diisi, maka
penambahan data surat jalan baru tidak dapat dilakukan. Ketika data surat jalan
baru disimpan di basis data, status surat jalan pada data tersebut akan berstatus
unposting secara default. Field status surat jalan memiliki 3 status yaitu:
unposting(0), posting(1) dan cancel(2).
Gambar 20 Proses 1.4.2.2 / Halaman edit_suratjalan
Data surat jalan dapat diubah melalui halaman yang tersedia, seperti yang terlihat
pada gambar Gambar 20 Proses 1.4.2.2 / Halaman edit_suratjalan. Pengubahan
data surat jalan hanya dapat dilakukan, apabila status surat jalan masih berstatus
Unposting.
Gambar 21 Proses 1.4.2.3 / Proses 1.4.2.4 / Halaman suratjalan
Data surat jalan dapat dihapus dari basis data dengan cara menklik check box pada
data surat jalan yang akan dihapus, lalu memilih tombol delete, seperti yang terlihat
pada gambar Gambar 21 Proses 1.4.2.3 / Proses 1.4.2.4 / Halaman suratjalan.
Penghapusan data surat jalan dapat dilakukan, apabila data surat jalan yang akan
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
139
dihapus tidak memiliki keterkaitan dengan data faktur dan status surat jalannya
masih berstatus unposting.
Gambar 22 Proses 1.4.2.5 / Halaman pencarian
Pencarian data surat jalan dapat dilakukan melalui halaman pencarian, seperti yang
terlihat pada gambar Gambar 22 Proses 1.4.2.5 / Halaman pencarian. Pada halaman
pencarian, pengguna diharuskan mengisi field kategori dan kata kunci ID. Apabila
salah satu dari kedua field tersebut tidak diisi, maka pencarian data surat jalan tidak
akan dilakukan.
Gambar 23 Proses 1.4.2.6
Data surat jalan yang sudah disimpan di basis data dapat di posting melalui
halaman suratjalan, seperti yang terlihat pada gambar Gambar 23 Proses 1.4.2.6.
Dengan mem-posting data surat jalan, maka secara otomatis akan terjadi prosesproses
sebagai berikut:
• Status surat jalan akan berubah dari unposting ke posting.
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
140
• Status pemesanan yang terkait dengan data surat jalan yang diposting akan
berubah dari on order ke completed.
• Stok produk berkurang.
• Program akan menghasilkan data faktur baru.
Posting data surat jalan hanya dapat dilakukan apabila status surat jalan pada data
tersebut berstatus unposting.
Gambar 24 Proses 1.4.2.7
Data surat jalan yang sudah di-posting dapat dibatalkan dengan cara menklik check
box pada data surat jalan tersebut, lalu memilih tombol cancel, seperti yang terlihat
pada gambar Gambar 24 Proses 1.4.2.7. Dengan membatalkan data surat jalan,
maka secara otomatis akan terjadi proses-proses sebagai berikut:
• Status surat jalan akan berubah dari posting ke cancel.
• Status pemesanan yang terkait dengan data surat jalan yang diposting akan
berubah dari completed ke cancel.
• Stok produk bertambah.
Pembatalan data surat jalan dapat dilakukan apabila status surat jalan berstatus
posting, dan data faktur yang berhubungan dengan data surat jalan tersebut sudah
dihapus.
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
141
Gambar 25 Proses 1.4.3.1 / Halaman add_faktur
Pada fitur faktur/faktur penjualan, pengguna dapat memasukan data faktur yang
baru melalui halaman yang terlihat pada gambar Gambar 25 Proses 1.4.3.1 /
Halaman add_faktur. Pada halaman tersebut, pengguna cukup mengisi field,
seperti: id faktur ,id surat jalan, tgl faktur, jatuh tempo dan keterangan. Field id
pemesanan, id pelanggan, nama pelanggan, no PO , tgl surat jalan dan data detail
akan diisi secara otomatis oleh program aplikasi. Di antara field tersebut, Field id
surat jalan, id pemesanan dan id pelanggan merupakan field wajib. Ketika data
faktur baru disimpan di basis data, status faktur pada data tersebut akan berstatus
unposting secara default. Apabila field wajib tidak diisi, maka penambahan data
faktur baru tidak dapat dilakukan. Field status faktur memiliki 2 status yaitu:
unposting(0) dan posting(1).
Gambar 26 Proses 1.4.3.3 / Proses 1.4.3.4 / Halaman faktur
Data faktur yang disimpan di basis data dapat dihapus dengan cara menklik check
box pada data faktur yang akan dihapus, lalu memilih tombol delete. Seperti yang
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
142
terlihat pada gambar Gambar 26 Proses 1.4.3.3 / Proses 1.4.3.4 / Halaman faktur.
Penghapusan data faktur dapat dilakukan, apabila status faktur masih berstatus
unposting.
Gambar 27 Proses 1.4.3.5 / Halaman pencarian
Pencarian data faktur dapat dilakukan melalui halaman pencarian, seperti yang
terlihat pada gambar Gambar 27 Proses 1.4.3.5 / Halaman pencarian. Pada halaman
pencarian, pengguna diharuskan mengisi field kategori dan kata kunci id. Apabila
salah satu dari kedua field tersebut tidak diisi, maka pencarian data faktur tidak
akan dilakukan.
Gambar 28 Proses 1.4.3.6
Data faktur yang sudah disimpan di basis data dapat di-posting melalui halaman
faktur, seperti yang terlihat pada gambar Gambar 28 Proses 1.4.3.6. Ketika data
faktur sudah di-posting, status faktur akan berubah dari unposting ke posting dan
nilai piutang pelanggan akan bertambah. Posting faktur hanya dapat dilakukan
apabila status faktur berstatus unposting.
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
143
Gambar 29 Proses 1.4.4.1 / Halaman add_fkbayar
Pada fitur fkbayar/pembayaran piutang, pengguna dapat memasukan data fkbayar
yang baru melalui halaman yang terlihat pada gambar Gambar 29 Proses 1.4.4.1 /
Halaman add_fkbayar. Pada halaman tersebut, pengguna dapat mengisi data
fkbayar(id fkbayar, nama pelanggan, jenis pembayaran, tgl pembayaran, tgl cair
dan keterangan) dan pada data fkbayar detail pengguna cukup mengisi field id
faktur dan pembayaran. Di antara field tersebut, Field nama pelanggan, jenis
pembayaran, tgl pembayaran, tgl cair, id faktur dan pembayaran merupakan field
wajib. Apabila field wajib tidak diisi, maka penambahan data fkbayar baru tidak
dapat dilakukan. Ketika data fkbayar baru disimpan di basis data, status fkbayar
pada data tersebut akan berstatus unposting secara default. Field status fkbayar
memiliki 3 status yaitu: unposting(0), posting(1) dan cancel(2).
Gambar 30 Proses 1.4.4.3 / Proses 1.4.4.4 / Halaman fkbayar
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
144
Data fkbayar yang disimpan di basis data dapat dihapus dengan cara menklik check
box pada data fkbayar yang akan dihapus, lalu memilih tombol delete, seperti yang
terlihat pada gambar Gambar 30 Proses 1.4.4.3 / Proses 1.4.4.4 / Halaman fkbayar.
Penghapusan data fkbayar dapat dilakukan apabila status fkbayar masih berstatus
unposting.
Gambar 31 Proses 1.4.4.6
Data fkbayar yang sudah disimpan di basis data dapat di-posting melalui halaman
fkbayar, seperti yang terlihat pada gambar Gambar 31 Proses 1.4.4.6. Dengan
mem-posting data fkbayar, maka secara otomatis akan terjadi proses-proses sebagai
berikut:
• Status fkbayar akan berubah dari unposting ke posting.
• Nilai pada field piutang pada data pelanggan dan data faktur akan
berkurang.
• Nilai pada field lunas pada data faktur akan bertambah.
Posting data fkbayar hanya dapat dilakukan apabila status fkbayar berstatus
unposting.
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
145
Gambar 32 Proses 1.4.4.7
Data fkbayar yang sudah di-posting dapat dibatalkan dengan cara menklik check
box pada data fkbayar tersebut, lalu memilih tombol cancel, seperti yang terlihat
pada gambar Gambar 32 Proses 1.4.4.7. Dengan membatalkan data fkbayar, maka
secara otomatis akan terjadi proses-proses sebagai berikut:
• Status fkbayar akan berubah dari posting ke cancel.
• Nilai pada field piutang pada data pelanggan dan data faktur akan
bertambah.
• Nilai pada field lunas pada data faktur akan berkurang.
Pembatalan data fkbayar hanya dapat dilakukan apabila status fkbayar berstatus
posting.
Gambar 33 Proses 1.5.1 / Halaman laporan_piutang
Pada aplikasi ini, pengguna dapat mencetak laporan piutang melalui halaman
laporan_piutang, seperti yang terlihat pada gambar Gambar 33 Proses 1.5.1 /
Halaman laporan_piutang.
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
146
Gambar 34 Proses 1.5.2 / Halaman laporan(lapjual)
Gambar 35 Proses 1.5.2 (Laporan penjualan per tipe pelumas)
Gambar 36 Proses 1.5.2 (Laporan penjualan perbulan)
Laporan penjualan terbagi menjadi 2 jenis yaitu: laporan penjualan per tipe
pelumas dan laporan penjualan per bulan. Pengguna dapat mencetak 2 jenis laporan
penjualan tersebut melalui halaman laporan, seperti yang ada pada gambar Gambar
34 Proses 1.5.2 / Halaman laporan(lapjual). Pada halaman laporan, pengguna
diharuskan untuk memilih jenis, bulan dan tahun laporan penjualan yang ingin
ditampilkan. Setelah pengguna memilih, hasil laporan akan tertampil seperti yang
terlihat pada gambar Gambar 35 Proses 1.5.2 (Laporan penjualan per tipe pelumas)
dan Gambar 36 Proses 1.5.2 (Laporan penjualan perbulan).
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
147
5. Evaluasi Sistem
Pada bab ini menjelaskan mengenai hasil evaluasi sistem yang dilakukan pada
aplikasi sistem informasi penjualan pelumas. Metode evaluasi sistem yang
digunakan adalah black-box testing. Black-box testing adalah metode pengujian
yang dimana penilaian terhadap sebuah aplikasi bukan terletak pada spesikasi
logika/fungsi aplikasi tersebut, tapi input dan output. Dengan berbagai input yang
diberikan akan dievaluasi apakah sesuatu sistem/aplikasi dapat memberikan
output/keluaran yang sesuai dengan harapan penguji. Evaluasi sistem dilakukan
dengan cara sebagai berikut:
• Hasil evaluasi sistem disajikan dalam bentuk tabel.
• Evaluasi ditargetkan pada setiap proses yang dimiliki aplikasi sistem
penjualan pelumas.
• Masing-masing proses memiliki minimal 1 test case.
• Setiap test case memiliki 6 kolom, yaitu:
1. Test case: penomoran test case pada masing masing proses.
2. Field: field-field yang menerima nilai input. Field tersebut mengacu
pada field table di basis data.
3. Input: nilai yang diberikan kepada masing-masing field.
4. Valid Output: hasil dari response aplikasi/sistem yang diharapkan
pengguji.
5. Output: hasil yang diberikan aplikasi/sistem.
6. Status: Penilaian yang diberikan penguji. Apabila hasil keluaran/output
sesuai dengan harapan pengguji, maka pada kolom status akan
diberikan nilai “Ok”. Jika tidak sesuai harapan penguji, maka akan
diberikan nilai “Gagal”.
Tabel 3 Proses 1.1.1 Input Data Pelanggan
Test
Case
Field Input Valid Output Output Status
1 PerusahaanPlg
AlamatPlg1
TelpPlg1
CPPlg
FaxPlg
-
Jl. Surya
sumantri no 1
08562114761
Eric
5940829
Pesan: Field
yang bertanda
* harus diisi.
Pesan: Field
yang bertanda
* harus diisi.
Ok
Jurnal Informatika, Vol. 3, No.1, Juni 2007:119-149
148
2 PerusahaanPlg
AlamatPlg1
TelpPlg1
CPPlg
FaxPlg
PT. Adetex
Jl. Surya
sumantri
No.1
08562114761
Eric
5940829
PT. Adetex
Jl. Surya
sumantri No.1
08562114761
Eric
5940829
PT. Adetex
Jl. Surya
sumantri No.1
08562114761
Eric
5940829
Ok
6. Kesimpulan dan saran
Berdasarkan hasil yang telah dicapai pada pembuatan program aplikasi dan target
awal perancangan program dapat ditarik beberapa kesimpulan, antara lain:
• Telah berhasil diimplementasikan Sistem Informasi Penjualan Pelumas
dimana terjadi peningkatan efisiensi dan efektivitas pada perusahaan setelah
mengimplementasikan sistem komputerisasi tidak dapat diukur dalam waktu
singkat. Walaupun demikian, beberapa permasalahan yang ada pada sistem
lama seperti: keterlambatan pembuatan laporan yang terkait dengan
penjualan, kesalahan pencatatan dan perhitungan persediaan, serta
pengulangan pencatatan transaksi, dapat diatasi dengan baik oleh sistem
baru.
• User Interface Design pada aplikasi dapat dimengerti dengan baik oleh
pengguna.
• Aplikasi dapat memberikan laporan yang terkait dengan penjualan dan
piutang dengan cepat.
• Fitur pemesanan, surat jalan, faktur, fkbayar/pembayaran dan laporan dapat
berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan pengguna.
Saran penulis untuk program aplikasi ini akan dijelaskan pada poin-poin berikut
ini:
• Fitur yang tersedia pada aplikasi telah dapat mengatasi permasalahan yang
ada pada sistem lama. Namun demikian, seiring dengan berjalannya waktu,
perkembangan bisnis pada perusahaan juga akan semakin meningkat. Oleh
karena itu, diperlukan pengembangan yang lebih lanjut terhadap fitur yang
sudah ada.
• Kemampuan aplikasi sistem informasi penjualan pelumas dalam hal
penangganan multi-user masih cukup minim. Oleh karena itu,
pengembangan yang lebih lanjut pada fitur tersebut masih diperlukan.
• Penambahan fitur inventori pada aplikasi perlu segera direalisasikan,
sehingga penambahan stok barang dapat dilakukan secara otomatis oleh
sistem.
Analisa, Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Penjualan Pelumas
Studi Kasus : Perusahaan “PT. Pro Roll International”
(Radiant Victor Imbar, Eric Tirta)
149
• Perlunya fitur tambahan yang dapat membantu perusahaan dalam
pengambilan keputusan strategi bisnis, misalnya dengan tambahan fitur
analisa penjualan dalam bentuk grafik dan perkiraan penjualan.
Daftar Pustaka
[Dar06] Darie, Cristian, Bogdan Brinzarea, Filip Chereches-Tosa, Mihai Bucica. (2006).
AJAX and PHP Building Responsive Web Applications. Packt Publishing.
[Dav74] Davis, Gordon B. (1974). Management Information System. Auckland:
Mcgraw-Hill.
[Fat99] Fathansyah. (1999). Basis Data, Informatika Bandung.
[Fla06] Flanagan, David. (2006). JavaScript: The Definitive Guide, 5th Edition.
O'Reilly.
[Har05] Hartono, Jogiyanto. (2005). Analisis & Desain Sistem Informasi: Pendekatan
Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Andi Yogyakarta.
[Hoj06] Hojtsy, Gabor. (2006). PHP Manual. the PHP Documentation Group.
[Hol06] Holzner, Steve. (2006). Ajax For Dummies. Wiley Publishing, Inc.
[Kad01] Kadir, Abdul. (2001). Dasar Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP.
Andi Yogyakarta.
[MyS06] MySQL, http://en.wikipedia.org/wiki/MySQL, 20/10/2006.
[She05] Sheldon, Rober, Geoff Moes. (2005). Beginning MySQL, Wiley Publishing,
Inc.
[Whi04] Whitten, Jeffery L., Lonnie D. Bentley, Kevin C. Dittman. (2004). Systems
Analysis and Design Methods. The McGraw-Hill Companies, Inc.
[Zak05] Zakas, Nicholas C. (2005). Professional JavaScript™ for Web Developers.
Wiley Publishing, Inc.